Kamis, 23 Januari 2020

, ,

Memantau Kereta Commuter dari Bahaya Konstruksi dengan Total Station


Kota-kota di seluruh dunia perlu membangun, memelihara, dan memperluas infrastruktur, terpenting sistem transportasi umum, untuk menggerakkan orang, baik itu pengusaha, pelajar, pekerja, atau yang lainnya untuk menjaga agar suatu negara dan ekonominya tetap berjalan.

Meskipun kemungkinan besar yang terlintas pertama kali dalam pikiran adalah membangun atau membenarkan infrastruktur, ada aktivitas penting lainnya seperti pemantauan/monitoring. Kesibukan tersebut tanpa disadari sungguh-sungguh menolong para insinyur dan perancang untuk memahami dampak pergerakan struktural dari infrastruktur dan material. Untuk mengurangi resiko infrastruktur dibutuhkan pemantauan dini dan ideal.

Infrastruktur yang menolong banyak orang, baik itu jalan, jembatan, bendungan, bangunan dan kereta commuter mengalami bahaya elemen lingkungan dan tekanan beban. Tekanan dan resiko kepada infrastruktur dapat berasal dari pemakaian langsung tetapi dapat juga dari elemen lain, seperti lokasi konstruksi dan penggalian di dekatnya.

Seperti kasus sistem kereta commuter komponen utara Luas di Dublin, Irlandia di mana pembangunan gedung komersial dibangun untuk mengatasi meningkatnya permintaan akomodasi siswa. Konstruksi tersebut dipantau memakai Robotic Total Station untuk memutuskan tidak mengganggu sistem transportasi.

Dengan enam puluh tujuh stasiun dan lintasan sepanjang 42,5 kilometer, sistem kereta ringan Luas Dublin dengan aman mengangkut 41,8 juta penumpang pada 2018. Untuk meminimalkan kekhawatiran dikala ini dan di masa depan terkait keselamatan dan integritas struktural Luas, Datum Monitoring Ireland (komponen dari Lloyds Datum Group), sebuah perusahaan khusus dalam pemantauan jarak jauh pengerjaan tanah, struktur dan infrastruktur transportasi, menelaah data sistem kereta commuter Luas secara terus menerus lewat sistem pemantauan khusus.

Peringatan 24 jam

total station


LDG Datum dipinta oleh Walls Construction untuk menyediakan sistem peringatan yang efektif, cermat dan dapat dipercaya yang akan beroperasi selama 24 jam dan memberi tahu para stakeholder dalam waktu yang hampir berbarengan, bila batas melebihi spesifikasi. Metode pemantauan dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan desain, aturan dewan lokal dan kode praktik Transport Infrastructure Ireland (TII), tanpa mengganggu operasi kereta commuter kapan saja. Regu di LDG Datum juga patut memutuskan tidak ada objek jasmaniah di trem. Metode Tradisional melibatkan insinyur survei mengambil bacaan manual jasmaniah di trek kereta, yang dapat memunculkan bahaya.

Solusi pemantauan mencakup sensor geodetik, geoteknik dan lingkungan serta software pemantauan. Solusi pemantauan LDG Datum untuk proyek ini terdiri dari dua Leica Total Station, dan software pemantauan GeoMoS. Solusi ini memungkinkan pemantauan gerakan non-intrusif, oleh sebab itu, zona tersebut dapat tetap terbuka untuk seluruh durasi proyek tanpa gangguan untuk layanan publik atau kereta commuter.

Kesibukan inti di tempat Datum adalah untuk menyediakan pemindaian terus menerus dari trek kereta ringan ganda Luas memakai Robotic Total Station. Alat ini memindai trem ganda secara terus menerus dan meng-host data secara langsung ke halaman laman yang aman bagi pihak terkait untuk diperiksa.

Regu juga memakai pemantauan getaran dengan memakai Sound Level Mikrofon untuk menangkap getaran yang ditimbulkan oleh tanah yang timbul dari profesi di lokasi dan memakai sensor perpindahan induktif untuk memantau pergerakan retakan dari retakan yang ada pada struktur. Stasiun pemantauan debu terus menerus, lebih lanjut, di mana dipakai untuk menangkap tingkat partikel PM10, atau polusi partikel, di zona lokal.

Menangkap data cermat hanyalah awal

total station


Tugas pemantauan utama menangkap seluruh heave atau settlement (ketinggian vertikal tanah) dari trek trem sinar lewat pemindaian laser dengan Total Station. Untuk menjaga zona lintasan rel bebas dari rintangan, tidak ada prisma di atau dekat lintasan. Oleh sebab itu, ratusan spot tanda di sepanjang komponen terdekat rel diukur dengan pemindaian laser.

Pemindaian yang ditangkap terdiri dari ribuan spot pengevaluasian dengan koordinat X, Y, Z, memungkinkan untuk mendeteksi outlier (kesalahan) dan memutuskan bahwa posisi (zona) yang diharapkan diukur dengan sistem yang ideal, malah di bawah beban normal lalu lintas trek kereta commuter dan zona pejalan kaki yang berdekatan.

Tiga pemindaian awal memutuskan garis dasar untuk mendapatkan pemindaian referensi. Semua pemindaian berikutnya dibandingi dengan pemindaian referensi mereka dan menghitung deformasi median antara referensi dan pemindaian berikutnya. Skor ini dipakai untuk membandingi dengan batas yang ditentukan. Kode praktik TII meminta untuk menyalakan alarm bila terjadi perpindahan. Metode menyediakan lansiran otomatis yang memberi tahu stakeholder yang ditunjuk dikala nilai melampaui batas yang ditentukan.

Data yang dipindai yang ditangkap oleh Total Station dikumpulkan lewat GeoMoS dan di-host di laman laman yang aman LDG sehingga klien dan TII dapat memiliki visibilitas penuh dari data yang tercatat dikala ini dan sebelumnya. Pengerjaan yang dijadikan khusus ini, mulai dari perolehan data hingga analisis deformasi, sepenuhnya otomatis.

Mengurangi resiko

total station


Semua data yang dikumpulkan dan diproses lewat GeoMoS diurus oleh para stakeholder yang mendapat info seputar stabilitas kereta ringan Luas selama profesi konstruksi di dekat kereta commuter sambil mencegah gangguan apa malah pada pengerjaan. Dengan keberhasilan yang terbukti dalam proyek ini, Datum mereplikasi sistem pemantauan otomatis ini pada seluruh proyek trem di sepanjang garis Luas.

Kontraktor, seperti Walls Construction, dapat mengurangi resiko sebelum dan setelah konstruksi dengan terus memantau proyek seiring berjalannya proyek tersebut. Metode pemantauan Geosystem mendeteksi dan menolong membenarkan potensi keadaan sulit dalam struktur apa malah sebelum kondisi menjadi kritis atau lebih buruk di luar kendali.

0 komentar:

Posting Komentar